Plus Herbal Products
rssfeed

     


 
 

Iptek » Teknologi
Metode untuk Decaffeinated Tea
Oleh: Administrator
23/04/2009 - 18:32:29 WIB
Tell a Friend

Pada artikel sebelumnya telah diinformasikan secara singkat jumlah Kandungan Kafein dalam Teh. Pertanyaan yang timbul adalah, apakah ada teh yang tidak (sedikit saja) mengandung kafein?, mengingat beberapa orang memiliki “pantangan” terhadap kafein.

Dalam jumlah persentase yang tidak begitu besar, beberapa orang memang lebih menyenangi teh non-kafein atau teh yang telah di-dekafeinasi (decaffeinated tea). Para peneliti telah mencoba menemukan metode terbaik untuk menghilangkan kandungan kafein dari dalam teh. Salah satu proses pemisahan tersebut adalah dengan menggunakan Carbon Dioksida (CO2). Sejauh ini metode tersebut dianggap yang terbaik dari ketiga metode yang ada.

Metode lain adalah menggunakan Methylene Chloride, yang paling murah dan dapat dengan mudah dibuang setelah proses dekafeinasi. Tetapi beberapa negara seperti Jerman dan Amerika Serikat melarang produk-produk teh yang diproses melalui metode yang menggunakan Methylene Chloride.

Beberapa peneliti mengemukakan bahwa ada cara alternative yang dipercaya sangat baik digunakan dalam proses dekafeinasi ini, yaitu dengan menggunakan Ethyl Acetate. Bagaimanapun juga, ketiga metode tersebut terbukti dapat mengurangi jumlah kandungan kafein dalam teh hingga dalam persentase yang lebih kecil.

Sumber: Tea, the Universal Health Drink (R.S. Jhawar, 2000).


Artikel yang terkait dengan kafein:
1. Sinergi Theanin dan Kafein pada Teh Mampu Meningkatkan Konsentrasi
2. Theaflavin dan Thearubigin
3. Teh dan Kesehatan Mulut
4. Kandungan Kafein dalam Teh
5. Theaflavin, Polifenol Teh Hitam yang Diunggulkan (1)
6. Teh sebagai Diet (2)
7. Teh Meningkatkan Aktivitas Insulin (2)
8. MatematiKATEKIN (5)
9. Menyeduh Teh dengan BBM? (2)

 
 

Ada 2 komentar pada artikel:
Metode untuk Decaffeinated Tea

 
1. Bambang Laresolo dari Bogor  - 27/10/2009 - 12:13 WIB
"Pak Dadan, Saya pernah mendapatkan informasi, bahwa White Tea atau Silver Needle, kandungan cafeinnya Nol. Apakah benar demikian? Kalau benar, kemana larinya caffeine tersebut ya? Atau kata lain, kapan mulai terbentuknya kandungan caffeine. Apakah sudah ada di dalam daun segarnya, atau terjadi sewaktu proses produksi? Nuhun."
 
 
2. Dadan ROHDIANA dari Bandung  - 04/11/2009 - 20:23 WIB
"Pak Bambang, terimakasih atas kunjungannya di rumahteh[dot]com. Mohon maaf terlambat meresponnya. Secara umum white tea diproses dari bahan baku berupa pekoe atau kuncup (bud). Menurut Harler, kandungan kafein dalam pekoe adalah 4,7% berat kering. Angka ini merupakan angka tertinggi bila dibandingkan dengan bagian lain seperti daun pertama (4,2%), daun kedua (3,5%) dan daun ketiga (2,9%). Apabila tidak ada proses dekafeinasi diawal proses, harusnya white tea tsb tidak nol kandungan kafeinnya. Bahkan harus tinggi. Selama proses pengolahan kafein tidak banyak mengalami perubahan yang berarti. Demikian komentar dari saya. Sekali lagi mohon maaf terlambat. Insya Allah tanggal 2-4 Desember 2009 saya ada workshop di Botani Square, Bogor. Mudah-mudahan kita bisa bertemu. Salam."
 
 
 

Berikan komentar Anda mengenai artikel
Metode untuk Decaffeinated Tea

  Nama
 
  Email
 
 
  Kota
 
 
  Komentar
 

 
Anda harus mengisi seluruh form.
Komentar Anda akan dievaluasi terlebih dulu sebelum ditampilkan di rumahteh[dot]com.


   Info lainnya:


pesan buku TEH INI MENYEHATKAN di sini!



 
 




| Home | Iptek | Kesehatan | Lifestyle | Kuliner | Services | Encyclope-tea | FAQs | Free Download | Tentang Kami |
Apakah website ini bermanfaat bagi Anda?
 
© www.rumahteh.com
to top